[Fair Trade] Kopi dari 1350 mdpl Desa Mbulu Temanggung

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Desa denga ketinggian 1300 mdpl adalah kampung terahir di lereng Gunung Sumbing sisi Timur. Menjulang tinggi, ketika pukul 12 siang udara masih sejuk dan kadang area persawahan tertutup kabut tebal. Disanalah biji2 terbaik arabica di proses. Pertanian Kopi di desa Mbulu dengan ketinggian 1350 mdpl. Sangat dingin sekali ketika jam tangan saya menunjukan pukul 2 siang. Persawahan disekitar masih banyak tembakau, hanya bbrp petani yg menanam kopi. Pak wahyu namanya, beliau masih teman dengan Pak mukidi.  Kira2 biji kopi di ketinggian 1350 mdpl seperti ini.

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Kopi temanggung

Klinikkopi konsisten dengan “fair trade”, yaitu metode jual beli dengan fair /terbuka.

Apa itu fair trade, sederhananya perdagangan sportif. prinsip perdagangan yang tidak berusaha melemahkan lawan atau produk lain. fair trade sangat bernilai positif, karena tidak menciderai lawan dalam berdagang.

manfaat Fair trade :

  • Menciptakan peluang bagi produsen kecil
  • Bersifat transparan dan bertanggung jawab
  • Mempraktekkan perdagangan yang tidak semata-mata mengejar keuntungan, dan mengutamakan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi produsen kecil
  • Adil dalam pembayaran
  • Tidak mengeksploitasi tenaga kerja anak dan buruh
  • Komitmen untuk tidak  mendiskriminasi, mengutamakan kesetaraan Gender, dan kebebasan untuk berasosiasi
  • Memastikan kondisi kerja yang layak
  • Menyediakan kesempatan untuk peningkatan kapasitas
  • Aktif mempromosikan fair trade
  • Menghormati lingkungan

Klinik kopi sudah ke pola Fair trade, biji kopi kami beli langsung dari tangan petani, kami olah dan kami sajikan langsung ke peminum.

salam

pepeng

0813-9278-4240

 

Advertisements

One thought on “[Fair Trade] Kopi dari 1350 mdpl Desa Mbulu Temanggung

  1. Sistem pembelian langsung ke petani spt yg mas pepeng lakukan bukan dinamakan “fair trade” tetapi “direct trade” ….. “direct trade” merupakan sistem perdagangan yang lebih fair daripada “fair trade” itu sendiri, dimana petani bisa menjual biji kopi dengan harga yg lebih tinggi dan roaster bisa mendapatkan harga yang lebih rendah dibanding membeli lewat sistem fair trade. hal ini disebabkan karena terpangkasnya beberapa hirarki perdagangan yg menyebabkan penggelebungan harga. Para roaster di USA, Eropa dan Jepang pada saat ini mulai meninggalkan fair trade dan mulai beralih kepada sistem direct trade. Mungkin sudah mulai jamak terlihat “bule-bule” berkeliaran sedang hunting biji kopi di perkebunan kopi Indonesia saat ini, inilah salah satu dampak direct trade yang meng-global. Semoga sistem direct trade bisa meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup petani kopi Indonesia.

    Salam,
    Candra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s